logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pasien Dibawa Pake Mobil Bak Tebuka

Pasien Dibawa Pake Mobil Bak Tebuka

KM. Sukamulia – Masyarakat Sembalun mengeluhkan seringnya terjadi kekosongan kendaraan ambulan (Puskel) di puskesmas di saat pasien memerlukan kendaraan untuk dirujuk,

Pengaduan Kesehatan

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
12 Mei, 2015 23:15:02
Pengaduan Kesehatan
Komentar: 4
Dibaca: 8212 Kali

KM. Sukamulia – Masyarakat Sembalun mengeluhkan seringnya terjadi kekosongan kendaraan ambulan (Puskel) di puskesmas di saat pasien memerlukan kendaraan untuk dirujuk, seperti kejadian tadi pagi (Selasa, 12 Mei 2015) seorang pasien yang berasal dari Sembalun Bumbung Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun memerlukan perawatan lanjutan ke rumah sakit yang seharusnya dirujuk menggunakan Mobil Ambulan/Puskel. Namun karena alasan Mobil Pusekl Sembalun dipakai untuk pergi rapat, ahirnya pasien tersebut dibawa ke RSU Selong dengan menggunakan mobil bak terbuka padahal pasien tersebut menggunakan infuse dan oksigen karena kondisinya yang sangat pasrah.

Kejadian serupa, sudah sering terulang sehingga masyarakat mengeluhkan kejadian tersebut, padahal masyarakat pernah menegur pihak Puskesmas supaya hal serupa tidak diulangi lagi. Namun demikian, kejadian seperti itu terulang lagi pada hari ini sehingga masyarakat merasa bahwa petugas Puskesmas Sembalun melakukan kelalaian dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Kejadian ini sempat memicu emosi keluarga pasien sehingga terjadi adu mulut antara petugas Puskesmas Sembalun dengan keluarga si pasien. Untungnya warga lainnya dapat menenangkan keluarga pasien sehingga tidak terjadi adu pisik antara pihak petugas Puskesmas Sembalun dengan keluarga pasien. Setelah beberapa lama terjadi adu mulut antara petugas dengan keluarga pasien, ahirnya si pasie dibawa ke Rumah Sakit Umum Selong dengan menggunakan mobil bak terbuka.

Sungguh memperihatinkan, pasien yang diinfus dan menggunakan oksigen itu di bawa menggunakan mobil bak terbuka, padahal udara dari Sembalun hingga Suela sangatlah dingin. Sepanjang panjang perjalanan, infuse yang dipasangkan pada lengan si pasien di angkat oleh saudara Agus Marsandi (salah seorang perawat di Puskesmas Sembalun). Tangan kiri saudara Agus mengangkat infuse sedangkan tangan kanannya mengatur oksigen yang terpasang pada bagian kepala pasien. Untungnya si pasien dapat dibawa hingga ke Rumah Sakit Umum Selong dengan selamat, yang meskipun keadaan si pasien terlihat bertambah parah akibat udara dingin yang menerpa tubuhnya di sepanjang perjalanan.

 

Baca Juga :


Ini benar-benar pemandangan yang sangat memilukan dan sebab itu, hal semacam ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Hal ini sangat disayangkan oleh Mulyadi (Petugas Pustu Kokok Putik) yang secara langsung menyaksikan kejadian tersebut. Mulyadi, juga mengakui bahwa kejadian serupa memang pernah terjadi di lingkup Puskesmas Sembalun. Hanya saja, kejadian kali ini sangat miris jika dibandingkan dengan kejadian sebelumnya. Oleh sebab itu, kejadian semacam ini tidak boleh lagi terulangi supaya nama baik Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur tidak tercoreng, tegas Mulyadi. [] - 01

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

4 KOMENTAR

  1. KM Pohgading Timur

    KM Pohgading Timur

    13 Mei, 2015

    ini tragedi yang sangat parah yang pernah terjadi di puskesmas Sembalun.......semoga kejadian ini sebagi pelajaran bagi kepala Puskesmas Sembalun Agar kejadianini tdk terulangi untuk kesekian kali....lok memang pergi rapat kenapa harus pake Puskellllllll bapak kepala!!!


    1. KM. Sukamulia

      KM. Sukamulia

      13 Mei, 2015

      ea semoga saja ini menjadi pelajaran bagi pertugas setempat, supaya kejadian serupa tidak terulangi lagi.


  2. KM Kaula

    KM Kaula

    13 Mei, 2015

    mestinya kalau untuk rapat pakai mobil lain atau motor saja, inikan sudah merugikan warga namanya. puskesmas yang kayak gini cocok dibawakan bensin, atau martil atau bom, e.e sory saya salah ngomong, nanti dikira teroris.


    1. KM. Sukamulia

      KM. Sukamulia

      13 Mei, 2015

      ea semestinya memang begitu, tapi ga taulah mungkin petugas setempat pengen gaya-gayaan menggunakan mobil dinas Puskel supaya orang banyak tahu bahwa dia adalah seorang dokter atau perawat.... heheeeee


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan