logoblog

Cari

Tutup Iklan

Babinsa Tangkap Anak Pemakai Tramadol

Babinsa Tangkap Anak Pemakai Tramadol

  KM RUNGGU,-Peredaran dan perdagangan bebas Kapsul Tramadol secara leluasa di wilayah Desa Tente Kecamatan Woha menjadi perhatian Pemerintah Desa Tente Kecamatan

Pengaduan Kesehatan

KM Monggo Runggu
Oleh KM Monggo Runggu
11 Juni, 2015 09:21:30
Pengaduan Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 32048 Kali

KM RUNGGU,-Peredaran dan perdagangan bebas Kapsul Tramadol secara leluasa di wilayah Desa Tente Kecamatan Woha menjadi perhatian Pemerintah Desa Tente Kecamatan Woha. Bersama Babinsa, dan Babinkamtibmas, Brigadir Abdul Azis menggelar razia Tramadol.

            Kepala Desa Tente, Setia Dermawan yang ditemui di ruang kerjanya Senin (8/6) mengatakan bahwa peredaran dan pemakaian Tramadol di wilayahnya sekarang sudah sangat memprihatinkan. “Tramadol sekarang sedang trendnya di wilayah Woha, sampai –sampai anak – anak bisa membeli secara bebas. Inilah yang membbuat kami sangat prihatin,” ujar Darmawan.

            Diceritakanya bahwa pada hari Minggu (7/6) sekitar pukul 21.00 Wita, Babinsa Sertu Faris menangkap seorang anak kecil warga Desa Tente sedang membawa kapsul Tramadol. Ditangan anak kecil itu   ditemukan 2 strip, anak kecil (Tidak tahu namanya. Red) baru saja membeli kapsul Tramadol dari  Rahma (40) warga Desa Tente  Dusun Kananga yang berprofesi sebagai pedagang nasi di pasar Tente. “Setelah ditanya dari mana dapatnya Kapsul Tramadol, anak kecil itu menjawab dibeli dari Ibu Ramlah,” terang Darmawan.

            Lanjutnya, setelah dapat informasi dari anak kecil tersebut, bersama Babinsa dan Babinkabtibmas maka dipanggillah Ramlah guna pemeriksaan untuk pengembangan kasus peredaran Kapsul Tramadol. “Setelah kami Tanya sama Ramlah, bahwa Kapsul itu dibeli dari Pak Saleh Warga Dusun Sukamaju,” cerita Mantan Kaur Desa Tente itu.

 

Baca Juga :


            Ditambahkan Darwaman, setelah ditanya Pak Saleh ternyata kapsul Tramadol itu di beli di Apotik Surabaya untuk dijual oleh Evi, (Anak Kandung Pak Saleh. Red). Evi memang penjual obat-obatan di dalam pasar tente. “Semuanya telah kami periksa, dan sudah membuat pernyataan diatas materai untuk tidak mengulangi perbuatannya. kalaupun ditemukan lagi, maka diancam dengan hukuman penjara,"Ungkap Darmawan yang diamini Sertu Faris.

            Diakui Darmawan, bahwa penjual, pemakai kapsul Tramadol di wilayahnya sudah sering ditangkap. Namun pelakunya berbeda, sehingga sampai awal Juni 2015, sudah ditangkap warga Tente sebanyak 5 orang. Ke 5nya merupakan penjual dan pemakai serta sudah dilakukan pembinaan, mereka berasal dari Dusun Anggrek 3 orang dan 2 orang dari Dusun Kananga. “Kami akan terus berupaya meminimalisir peredaran kapsul Tramadol yang sudah masuk kapsul golongan narkoba, dan setiap pembelian Kapsul Tramadol harus dengan resep dokter. Akan tetapi kenyataannya, bisa dibeli secara bebas oleh masyarakat,” Pungkas Darmawan. (RIS) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan