logoblog

Cari

Tutup Iklan

Asa Di Sudut Kota Bima

Asa Di Sudut Kota Bima

(KM.Sarangge) Ini pernyataan dari warga Ndano Nae Kelurahan Ntobo Kota Bima ketika kru sarangge menyambangi mereka awal oktober 2015.   Abdullah

Pengaduan Kesehatan

KM. Sarangge
Oleh KM. Sarangge
17 Oktober, 2015 15:03:56
Pengaduan Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 8467 Kali

(KM.Sarangge) Ini pernyataan dari warga Ndano Nae Kelurahan Ntobo Kota Bima ketika kru sarangge menyambangi mereka awal oktober 2015.   Abdullah (50 tahun) menuturkan, sejak Indonesia merdeka warga Ndano Nae belum mendapatkan sarana kesehatan dan listrik. Wilayah yang berjarak 15 Kilometer dari Kota Bima itu memang cukup terisolir dibanding di wilayah lainnya di kota Bima. Jalan berbatu dan jurang-jurang terjal harus dilewati menuju wilayah yang dihuni lebih kurang 100 kepala keluarga ini.“ Kami sangat membutuhkan sarana listrik dan kesehatan. Jika sakit, warga disini hanya tinggal menunggu mati atau sembuh sendiri. Karena disini belum ada Puskesmas Pembantu dan sarana listrik. “ Ujar Abdullah yang ditemani ketua RW 06 Ndano Nae Jainuddin.

Tenaga medis yang ke Ndano Nae hanya sekali setahun. Itupun kalau ada kasus dan KLB seperti kejadian tahun lalu, dimana 60 orang warga Ndano Nae  tersengat petir ketika menanam di ladang. Ketika ditanya tentang kegiatan posyandu, Jainuddin maupun Abdullah serentak menjawab, kegiatan itu hanya dilakukan di kelurahan Ntobo. “ Warga harus berjalan kaki atau naik ojek menuju ke kelurahan Ntobo untuk kegiatan posyandu sekali sebulan. “ Ungkap Abdullah.

Jika sakit, warga Ndano Nae hanya mengandalkan obat tradisional dan berobat ke dukun. Demikian juga jika ada yang melahirkan ditangani oleh dukun beranak yang terlatih. Tapi jika terjadi kegawatdaruratan, maka menunggu mati adalah jalan yang mesti ditempuh.Berkaitan dengan sarana listrik, warga Ndano Nae terpaksa harus mengumpulkan uang untuk membeli jenset bersama untuk keperluan acara dan nonton TV bersama.” Pernah ada mesin Diesel yang dibeli oleh program P2KP pada tahun 2007 lalu, namun baru satu bulan dipakai rusak. Rupanya yang dibeli diesel yang murah. Makanya karena sudah menikmati listrik satu bulan itu, warga urung rembuk untuk membeli diesel sendiri.

 

Baca Juga :


Satu-satunya yang dapat memudahkan akses ke Ndano Nae adalah sarana Jalan dan Listrik. Warga Ndano Nae sangat berharap kepada Pemerintah Kota Bima memikirkan pembangunan  jalan menuju ke wilayahnya. “ Memang ada janji Pak Walikota akan membuat jalan dari tanjakan di Rabantala atau Ntobo ke Ndano Nae pada tahun 2014, mudah-mudahan tidak sekedar janji. “Harap Abdullah.   (*alan) -01



 
KM. Sarangge

KM. Sarangge

Pelopor Kampung Media di Kota Bima. Menyuguhkan Informasi Kampung Yang Tak Kampungan. Ketua Komunitas Dedy Kurniawan.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan